Aku berdiri
Ditengah kesunyian hati
Kala lara meradang
Menyiksa bagai pecundang
Meracuni hati
Bagai tuan tak bertuah
Dikenal sebagai seorang jalang
Hina dan caci
Sarapan pagi yang mengenyangkan
Menyesakan nafas
Ditimpa bebatuan dan raksa
Keras melumer
Hingga tak dapat terasa apa yang dirasa
Dunia seakan tersenyum puas
Hah..... Aku tak peduli
Dan aku tak mau tau




Tidak ada komentar:
Posting Komentar